Jurusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya berdiri bulan Oktober tahun 1978. Pendirian Jurusan Teknik Elektro merupakan visi Prof. Ir. Suryono (Alm), yang saat itu menjabat Pemimpin Proyek Brantas, sekaligus Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, dan Prof. Ir. Sutami (Alm), selaku Menteri PUTL. Beliau berdua melihat suatu peluang yang amat besar bagi pengembangan bidang kelistrikan. Pada awal berdirinya, keberadaan Jurusan Teknik Elektro tidak bisa dipisahkan dengan PIP (Pola Ilmiah Pokok) Universitas Brawijaya dan kondisi penunjang lainnya saat itu, misalnya:

  1. Kebutuhan tenaga sarjana Teknik Elektro yang terus meningkat
  2. Adanya dukungan dari berbagai pihak, misalnya dari Proyek Induk Serba Guna Kali Brantas, Perusahaan Umum Listrik Negara, dan lain-lainnya
  3. Komitmen pemerintah untuk menyediakan energi listrik merata sampai ke pelosok pedesaan di seluruh wilayah negara Indonesia
  4. Pemberdayaan masyarakat pedesaan dalam menuju industrialisasi

Department of Electrical Engineering of University of Brawijaya established in October 1978. Establishment of Department of Electrical Engineering is a vision of Prof. Ir. Suryono (Alm), who  who was the leader of the Brantas Project, well as Dean of University of Brawijya’s Faculty of Engineering, and Prof. Ir. Sutami (Alm), as Minister of PUTL. They both saw a huge opportunity for the development of the field of electricity. At its inception, the presence of Department of Electrical Engineering can not be separated PIP (Pola Ilmiah Pokok,  Principal Scientific Pattern) University of Brawijaya and other supporting conditions at the time,  for example:

  1. Need for an Electrical Engineering graduate continues to rise;
  2. The support of various parties, for example from Proyek Induk Serba Guna Kali Brantas (Parent Project Versatile the Brantas River), Perusahaan Umum Listrik Negara (the General Electric Company of State), and others;
  3. The government’s commitment to provide electricity to remote rural evenly across the country Indonesia;
  4. Empowerment of rural communities towards industrialization.