Ditulis pada tanggal 5 Desember 2012, pada kategori Laboratorium
.

Profil

Laboratorium Elektronika Daya Universitas Brawijaya berdiri tahun 1994. Pendirian laboratorium ini atas adanya proyek N-55 antara pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah Jerman Barat pada tahun 1991. Peralatan praktikum yang ada di Laboratorium Elektronika Daya merupakan produksi Leybold Didactic GMbH bantuan dari GTZ-Jerman. Sebagai sarana pendukung pembelajaran Laboratorium Elektronika Daya bertujuan untuk memperkenalkan kepada para mahasiswa dengan pengukuran dan simulasi guna mengetahui karakteristik penting komponen atau peralatan semikonduktor dan rangkaian elektronika daya terkait dengan fungsinya, sehingga mempertajam pemahaman teori selama kuliah untuk selanjutnya dapat mengembangkan sendiri sikap profesional ketika memasuki dunia kerja. Materi yang dipraktikkan di Laboratorium Elektronika Daya diantaranya adalah:

  • Penyearah tekontrol penuh satu fase.
  • Penyearah terkontrol penuh tiga fase gelombang penuh.
  • Pengaturan tegangan dan arus bolak-balik satu fase.
  • Step down DC chopper menggunakan mosfet daya dengan mengatur lebar pulsa penyalaan (PWM, Pulse Width Modulation).
  • Pengendalian kecepatan putaran motor DC penguat terpisah. Inverter.

Visi

Menjadi laboratorium riset dalam keilmuan Elektronika Daya dan pusat pengembangan peralatan kontrol elektronik.

Misi

  1. Sebagai pusat kegiatan aplikasi kontrol elektronik sistem tenaga listrik dan pendukung bagi dosen dan mahasiswa.
  2. Sebagai pusat pengembangan peralatan kontrol elektronik sistem tenaga listrik bagi pemenuhan kebutuhan stakeholders.
  3. Sebagai pusat pelayanan kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat serta pengembangan keilmuan pendukung lainnya bagi dosen dan mahasiswa.

Motto Pelayanan

“Kepuasan Anda Kebanggaan Kami”

Struktur Organisasi

Kepala Laboratorium : Dr. -Ing. Onny Setyawati
Anggota :
  1. Ir. Hari Santoso, M.S.
  2. Ir. Soeprapto, MT.
  3. Rini Nur Hasanah, ST,M.Sc.,Ph.D
Asisten:
  1. Duta N.
  2. Galuh Prawestri C. H.
  3. Syaiful Rizal
  4. Riza Agus Faisal
  5. M. Izzat Haris
  6. Robby Fierdaus

Layanan

Praktikum

Bagian dari sistem pembelajaran pengajaran yang bertujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk menguji dari apa yang diperoleh dalam teori dengan memanfaatkan modul praktikum yang ada khususnya untuk matakuliah Elektronika Daya.

Pendaftaran

  1. Mahasiswa telah menempuh matakuliah yang akan dipraktikumkan.
  2. Mahasiswa mengisi periode praktikum yang akan diikuti.
  3. Mahasiswa mengikuti pre-test praktikum.
  4. Mahasiswa yang lolos pre-test dapat mengikuti praktikum.
  5. Mahasiswa mengambil modul praktikum yang dibagikan oleh koordinator asisten.

Laporan Praktikum

  1. Mahasiswa melengkapi buku laporan praktikum yang telah dilengkapi pas foto 3×4 pada KPP.
  2. Setiap pelaksanaan percobaan dibimbing oleh asisten laboratorium (Penilaian per bab).
  3. Mahasiswa mengikuti post-test asisten yang dinilai oleh koordinator asisten.
  4. Pengesahan buku laporan praktikum oleh koordinator asisten.
  5. Mahasiswa mengikuti post-test dosen dengan membawa buku laporan praktikum yang telah disahkan oleh koordinator asisten.
  6. Pengesahan buku laporan praktikum oleh dosen pembimbing sekaligus memberikan nilai.
  7. Pengesahan buku laporan praktikum berupa tanda tangan koordinator asisten, dosen Pembimbing dan stempel laboratorium.

Status Surat Puas

Mahasiswa yang lulus praktikum bisa diterbitkan surat puas, dengan ketentuan:

  1. Nilai praktikum = 50% nilai asisten + 50% nilai dosen pembimbing;
  2. Rincian nilai praktikum = 20% nilai pre-test, 30% total nilai praktikum tiap bab,dan 50% nilai post-test dosen pembimbing;
  3. Mahasiswa tidak lulus praktikum dapat mengikuti praktikum pada semester berikutnya;
  4. Surat Puas berlaku seterusnya, tetapi apabila mahasiswa mengulang maka diambil nilai terbaik.

Aturan

  1. Praktikan harus berpakaian rapi dan membawa modul saat praktikum dan asistensi.
  2. Keterambatan kehadiran praktikan toleransi maksimal 15 menit pada saat praktikum.
  3. Kegiatan asistensi diperlukan jika proses evaluasi tidak bisa dilakukan pada saat kegiatan praktikum berlangsung.
  4. Pelaksanaan praktikum dan asistensi harus berada pada jadwal yang sudah ditetapkan.
  5. Praktikan harus sudah mengisi modul dan mengerjakan tugas pada saat kegiatan asistensi.
  6. Waktu asistensi tiap bab praktikum 2×24 jam dari waktu pelaksanaan praktikum.

Informasi Selengkapnya

http://elda.elektro.ub.ac.id/

Galeri Gambar