63 !

Ditulis pada tanggal 15 October 2018, oleh ict team, pada kategori Berita, Pengumuman, Tak Berkategori, Uncategorized

IMG_2906Masih dalam rangkaian Dies Natalisnya yang ke-40, Teknik Elektro Universitas Brawijaya (TEUB) dipercaya menjadi tuan rumah Seminar Nasional Teknik Elektro 2018 (SNTE 2018) dan Musyawarah Nasional Forum Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) ke-12 Tahun 2018. Kegiatan dua hari ini berlangsung di  Grand Royal Orchids Garden Hotel, Batu, pada tanggal 11-12 Oktober 2018.

Untuk Seminar SNTE 2018  ini, tema yang diangkat adalah Challenges and Opportunities of the Renewable Energy Integration. Berkaitan dengan tema ini dihadirkan 3 narasumber yaitu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementrian ESDM yang diwakili oleh Dr. Ir. Dadan Kusdiana, M.Sc, GM Pusat Pengatur Beban P2B PLN Ir. Eko Yudo Pramono, M.T, dan Ir. Ali Mundakir, Dipl.Eng.,M.Eng., Direktur Pertamina Geothermal Energy (PGE).

IMG_2758Ketua Pelaksana kegiatan, Dr Fakhriy Hario Partiansyah ST MT melaporkan, jumlah makalah yang masuk pada panitia Seminar SNTE 2018 sejumlah 105 makalah dan setelah melalui proses review dan revisi  hanya 82 makalah yang dapat diterima dan dipresentasikan. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini melibatkan 44 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Sedangkan untuk Munas FORTEI terdapat sekitar 210 peserta dari 76 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

“Semoga peserta Seminar SNTE 2018 dan MUNAS FORTEI XII 2018 mendapatkan manfaat yang besar dari kegiatan ini sehingga mampu mewujudkan atmosfer riset yang baik dan budaya riset yang kokoh,  berkelanjutan dan berkualitas sesuai dengan perkembangan Ilmu dan Teknologi dalam bidang Teknik Elektro,” harapnya.

IMG_2766Kegiatan ini juga diapresiasi oleh Dekan Fakultas Teknik UB, Dr Ir Pitojo Tri Juwono MT. Ia menyampaikan bahwa agenda kegiatan ini sangat packed dan strategis karena selain mengangkat isu renewable energy, forum ini juga akan membahas publikasi ilmiah, isu-isu terkait akreditasi BAN-PT, hingga pembahasan kurikulum Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).

Dekan yang juga membuka konferensi internasional EECCIS sehari sebelumnya ini sangat mengapresiasi jurusan TEUB dalam kiprahnya berpartisipasi aktif dalam forum Teknik Elektro. Pakar rekayasa sumber daya air ini juga berharap agar disamping bertukar ilmu, kegiatan ini juga memberikan kemanfaatan bagi institusi masing-masing.

“Selaku pimpinan kami harap agar terjalin networking yang baik antar institusi Teknik Elektro di seluruh Indonesia. Tentunya bersinergi antara akademik, industri, maupun  sosial masyarakat, sehingga Teknik Elektro bisa memberikan kontribusi dan implementasi nyata di masyarakat,” ungkapnya.

IMG_2835Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Ir Kusmartono saat hadir membuka acara. “Kami harap tercipta kontribusi antara institusi dan organisasi teknik elektro utamanya yang berkaitan dengan trending topic energy, renewable energi, dan IoT,” harapnya.

Setelah pembukaan seminarpun dimulai dengan ketiga keynote speaker (materi dapat di download pada link di bawah ini) dengan moderator Dr Ir Sholeh Hadi Pramono, MS. Ketiga keynote speaker mengundang antusias peserta untuk bertanya di sesi tanya jawab.

IMG_2944Kegiatan siang itu dilanjutkan dengan materi dari tiga pemateri. Diawali oleh Prof. Dr. Fitri Yuli Zulkifli, S.T., M.Sc., IPM. SMIEE (Chair IEEE Indonesia Section dan Guru Besar Departemen Teknik Elektro Univ. Indonesia) yang membahas IEEE Indonesia SectionSharing and Hearing (Kontribusi dan Sinergi IEEE Indonesia Section dengan FORTEI untuk Meningkatkan Publikasi Ilmiah).

IMG_2971Pemateri kedua adalah Asesor BAN-PT yang juga Dosen Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dr.Eng. Rony Seto Wibowo, ST MT. Ia memberikan wawasan tentang Persiapan Akreditasi Standar Baru BAN-PT. Dan terakhir materi mengenai Kurikulum Berbasis Outcome dan Persiapan Kurikulum IABEE oleh Ir. Arief Syaichu Rohman, M.Eng.Sc., Ph.D., Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), Institut Teknologi Bandung (ITB).

IMG_2982Sementara itu semua makalah yang diterima dipresentasikan di empat ruang yang berbeda pada waktu yang bersamaan dalam tiga sesi. Kegiatan Musyawarah Nasional FORTEI dilaksanakan keesokan harinya (12/Okt/2018) di tempat yang sama. (mic_FT)

 

 

Materi Keynote Speaker Seminar Nasional Teknik Elektro 2018:

  1. Wakil Menteri ESDM Indonesia – diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementrian ESDM (Dr. Ir. Dadan Kusdiana, M.Sc.)  Download
  2. GM Pusat Pengatur Beban P2B PLN (Ir. Eko Yudo Pramono, M.T.Download
  3. Director of Pertamina Geothermal Energy (PGE) (Ir. Ali Mundakir, Dipl.Eng., M.Eng. Download

IMG_2932IMG_2843

IMG_2845     IMG_2842